
Karena itu inovasi pelayanan publik ini pun terus mengalami peningkatan di semua lini. Dari yang semula digunakan nama Pro Hadi, kini diubah menjadi Probolinggo Inklusi.
Dalam hal pengawasan, dilakukan oleh beberapa personal yang mewakili OPD (Organisasi Perangkat Daerah) teknis terkait yang tergabung dalam Tim Perizinan Berusaha Berbasis Risiko. Dari kegiatan pengawasan ini selain berupaya untuk mengingatkan pelaku usaha untuk melaporkan nilai realisasi investasi juga mengetahui kendala yang dihadapi oleh pelaku usaha dalam hal perizinan dasar dan perizinan teknis lainnya
Inovasi Kesaktian Gaman (Kelurahan Serahkan Akta Kematian Kepada Warga Mayangan) selain memberikan kemudahan dalam pengurusan akta kematian warga Kelurahan Mayangan, juga sebagai sarana untuk menjalin silaturahmi antara aparat kelurahan dan warga Kelurahan Mayangan yaitu Aparat Kelurahan Mayangan berkunjung dan mengantarkan langsung Akta Kematian
Program JATUHATI melibatkan siswa dalam proses pembuatan dan penjualan jajanan sehat, yang akan dilakukan oleh masing-masing kelas. Setiap kelompok bertanggung jawab untuk menyusun menu, mengolah, dan menjual makanan dengan harga terjangkau, antara Rp2.000 hingga Rp5.000. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman praktis dalam kewirausahaan, tetapi juga membentuk budaya hidup sehat di sekolah.
Inovasi Kader PSN Cilik (Kancil) ini merupakan terobosan untuk percepatan pemberantasan sarang nyamuk, yang dilakukan oleh anak usia dini dengan didampingi orang tua
Setelah inovasi SMART UBM diterapkan mulai November 2024 hingga Mei 2025, terjadi perubahan signifikan dalam pendekatan layanan dan hasil di lapangan. Inovasi ini mengintegrasikan edukasi berhenti merokok ke dalam berbagai program Puskesmas, seperti posyandu, dan kunjungan rumah