
melalui Inovasi Lampah Ibu ini, Inovator berharap dapat mengetuk pintu hati para dermawan untuk dapat berpartisipasi melalui sedekah sampah/ uang yang nantinya dapat digunakan untuk meng-Umrohkan guru ngaji di TPQ, marbot dan para Hafidz Qur’an
Kelola sampah untuk ibadah Umroh
Sampah
menjadi salah satu permasalahan yang sulit ditangani. Termasuk di Kota
Probolinggo. Karena itu Bank Sampah “Makmur Sejahtera” di RW 05 Kelurahan Kareng Lor
Kecamatan Kedopok Kota Probolinggo turut berupaya membantu lingkungan dan
pemerintah untuk bersama-sama meakukan pengelolaan sampah. Hal ini sesuai
dengan dasar hukum tentang pengelolaan sampah yaitu Undang-Undang
Nomor 18 tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah yang diturunkan menjadi Peraturan
Pemerintah Nomor 81 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan
Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 13 tahun 2012 tentang Pedoman
Pelaksanaan 3R melalui Bank Sampah.
Dalam Permen
LH Pasal 7 ayat (4) disebutkan bahwa Pelaksanaan Kegiatan 3R melalui Bank
Sampah oleh masyarakat meliputi :
a.
Pemilahan Sampah;
b.
Pengumpulan
sampah;
c.
Penyerahan
ke Bank Sampah;
d.
Memperbanyak
Bank Sampah
Sementara
itu pengelolaan sampah di lingkungan RW 05 Kelurahan Kareng Lor Kecamatan
Kedopok melalui Bank
Sampah Makmur Sejahtera telah dikembangkan menjadi ebuah Gerakan sosial. Bekerjasama
dengan PT Klik Umroh Berkah yang berkedudukan di Sidoarjo yang bergerak
dalam bidang Haji dan Umroh tabungan sampah dikelola dan disedekahkan untuk
kegiatan meng-Umrohkan guru ngaji di TPQ, marbot dan para Hafidz Qur’an.
Maka melalui Inovasi Lampah Ibu
ini, Inovator berharap dapat mengetuk pintu hati para
dermawan untuk dapat berpartisipasi melalui sedekah
sampah/ uang yang nantinya dapat digunakan untuk kegiatan
tersebut. Guru mengaji di TPQ, marbot dan
hafidz Al’Quran di lingkungan RW 05 memiliki salary / gaji yang terbatas
sedangkan keberadaan mereka sangat dibutuhkan. Karena itu ada keinginan bersama
untuk membalas jasa mereka dengan memberangkatkan umroh pihak yang dimaksud
melalui Tabungan umroh ini. Sebagai informasi bahwa pada tahun 2023 telah
berhasil meng Umrohkan 2 ( dua ) orang Hafidz Al’quran. Sejak
diterapkan, tak seidkit permasalahan yang ditemui. Utamanya mengenai volume
sampah yang disedekahkan mengalami naik turun. Namun ada warga yang bersedia
menjadi donatur dengan menyedekahkan uang jika volume sampah yang disetorkan
tidak mencukupi. Ke depan akan diupayakan untuk melakukan sosialisasi ke
khalayak yang lebih luas sehingga gerakan pemilahan sampah dapat tersebar ke
masyarakat yang lebih luas dan jumlah donasi yang terkumpul juga lebih banyak.
Sebelum adanya inovasi ini sampah terbuang percuma sedangkan setelah ada inovasi, sampah terpilah dan mempunyai nilai dan dapat digunakan untuk gerakan sosial.