Buat Simulasi E-commerce Melalui Eduprime Wirausaha, Sandi Menangi Anvapro

Dipanggil sebagai pemenang menjadi kejutan yang manis bagi Sandy Purwanto, guru di SMPN 9 Kota Probolinggo. Sandy yang mengikutkan inovasinya Eduprime Wirausaha pada ajang Anugerah Inovasi Kota Probolinggo (Anvapro) Tahun 2025 berhasil mencetak skor tertinggi, menggungguli kompetitor yang lain.

Sandy Purwanto saat Menerima Penghargaan dari Wali Kota Probolinggo, dr H. Aminuddin, Sp.OG (K), M.Kes

KANIGARAN - Dipanggil sebagai pemenang menjadi kejutan yang manis bagi Sandi Purwanto, guru di SMPN 9 Kota Probolinggo. Sandy yang mengikutkan inovasinya Eduprime Wirausaha pada ajang Anugerah Inovasi Kota Probolinggo (Anvapro) Tahun 2025 berhasil mencetak skor tertinggi, menggungguli kompetitor yang lain. "Tujuan saya ikut Anvapro sebenarnya lebih pada uji publik atas inovasi yang saya jalankan. Tahun lalu, inovasi ini saya terapkan kepada anak didik saya, agar mereka dapat praktik langsung bagaimana cara menjadi seller atau penjual pada platform e-commerce," ceritanya.

Selama ini, menurut Sandi, e-commerce yang ada tidak bisa dijadikan sebagai alat belajar langsung karena ada prasyarat usia untuk bisa menjadi penjual. Sementara anak didiknya masih usia sekolah atau istilahnya, di bawah umur. "Tak bisa dipungkiri, di era sekarang hampir semua produk dijual melalui e-commerce dan banyak juga yang bisa mendulang sukses. Siswa-siswi saya melalui aplikasi Eduprime Wirausaha ini bisa langsung praktik proses tersebut. Ada yang mengambil peran sebagai penjual ada juga yang berperan sebagai pembeli," ujarnya.

Melalui aplikasi Eduprime Wirausaha, Sandi menyebut bahwa produk yang dijual bukanlah sekadar foto semata. Namun ada produk jadinya. Siswa-siswi SMPN 9 pun memutuskan sendiri produk apa yang akan mereka jual, kemudian mereka membuat produknya baik bersama teman sekelompoknya atau membuat sendiri di bawah pengawasan orang tua dan guru. Setelah itu mereka membuat materi promosi dengan melakukan pengambilan gambar pada produk. Proses ini juga melibatkan ilmu copywritting atau peulisan iklan yang telah mereka pelajari sebelumnya. "Setelah itu mereka akan mengunggah foto produknya disertai keterangan yang sifatnya menggugah pembeli untuk membeli produknya. Proses ini mereka praktikkan pada saat Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)," jelasnya.

Setelah orderan datang, siswa-siswi tersebut lantas menindaklanjuti pesanannya dan mengantar produk ke kelas pemesan. Prosesnya persis seperti pada e-commerce yang ada di aplikasi lainnya. "Dengan mengikutkan aplikasi ini pada Anvapro, saya berharap dapat masukan lebih banyak. Sehingga ada bekal untuk pembaruan ke depan," pungkas Sandi. (qie)

BERIKUT PETUNJUK TEKNIS EDUPRIME WIRAUSAHA



UNTUK MENGETAHUI LEBIH LANJUT MENGENAI INOVASI INI SILAHKAN HUBUNGI:

Link Instagram: @smpn9prob

Link Facebook:  @ SMP Negeri 9 Kota Probolinggo

Youtube: SMPN 9 Probolinggo

Alamat kantor: SMP NEGERI 9 PROBOLINGGO Jl. Hos Cokroaminoto No.11, Kebonsari Kulon, Kec. Kanigaran, Kota Probolinggo, Jawa Timur 67214, No telp: (0335) 421673

Email Kantor:  [email protected]

LINK TERKAIT